RSS

Turut Tergugat

11 Aug

 

Dalam praktek istilah turut tergugat dipergunakan bagi orang-orang yang tidak  menguasai barang sengketa atau tidak berkewajiban untuk melakukan sesuatu, namun  hanya demi lengkapnya suatu gugatan harus diikutsertakan (bandingkan dengan utusan-putusan Mahkamah Agung tertanggal 6 Agustus 1973 No. 663 K/Sip/1971 dan tertanggal 1 Agustus 1973. No.1 038 K/Sip/1972, termuat datam Yurisprudensi Indonesia, diterbitkan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia, penerbitan l-ll-lIl-IV /73, halaman 58 dan 225), Mereka dalam petitum hanya sekedar dimohonkan agar tunduk dan taat terhadap  putusan hakim. Istilah turut penggugat tidak dikenal dalam hukum acara perdata. Sehubungan dengan istilah-istilah yang dipergunakan di atas, Mahkamah Agung Republik Indonesia membenarkan pertimbangan dari Pengadilan Tinggi Bandung, yang menyatakan:

Dalam Hukum Acara Perdata tidak dikenal pengertian turut penggugat, yang dikenal adalah sebutan turut tergugat, yaitu orang-orang, bukan penggugat dan bukan pula tergugat, akan tetapi demi lengkapnya pihak-pihak harus diikutsertakan sekedar untuk  tunduk dan taat terhadap putusan Pengadilan (lihat putusan Mahkamah Agung tertanggal 28 Januari 1976 No. 201 K/Sip/1974, termuat dalam Yurisprudensi Hukum Acara Perdata Indonesia 1, Chidir Ali SH., penerbit CV. Nur Cahaya, Yogyakarta, cetakan pertama, 1985, halaman 218).

Retno Wulan Page 1-2

 
Leave a comment

Posted by on August 11, 2011 in Civil, Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: