RSS

Agen Sebagai Perpanjangan Tanggan Prinsipal – Menurut Peraturan KPPU No. 7 Tahun 2010

18 Jan

Agen adalah Perpanjangan Tangan dari Produsen

Rabu, 15 Desember 2010, PT. YKK ZIPPER INDONESIA (YKK ZIPER) melakukan audiensi dengan KPPU. YKK ZIPER adalah sebuah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang bergerak di bidang manufacturing industri ritsleting dan komponennya dengan merk dagang “YKK.” YKK ZIPER menunjuk 12 agen untuk menjual produk-produknya.

Audiensi ini merupakan feasibility study yang dilakukan untuk mendiskusikan masalah hubungan antara YKK ZIPER selaku Prinsipal Produsen dengan agen-agennya. Beberapa hal yang didiskusikan adalah terkait dengan masalah pembatasan wilayah, penetapan harga dan perbedaan kewenangan agen dengan distributor.

KPPU menjelaskan, berdasarkan Peraturan KPPU No. 7 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan Pasal 50 huruf d (Perjanjian dalam Rangka Keagenan) dijelaskan bahwa makna keagenan dapat diartikan secara luas ataupun sempit, tergantung pada konteksnya. Keagenan dalam arti luas mencakup semua hubungan hukum antara yang diwakili (principal) dengan yang mewakili (agent), termasuk segala akibat hukumnya. Sedangkan keagenan dalam arti sempit adalah hubungan keagenan yang hanya mencakup hubungan antara produsen dengan agen. Agen merupakan seorang wakil yang bertindak atas nama produsen dalam hubungannya dengan pemasaran atau penjualan produk yang bersangkutan. Dalam hubungan ini, seorang agen secara hukum hanya mewakili produsen, tidak terkait dalam hak dan kewajiban atas kontrak yang dibuatnya atas nama produsen. Dalam kata lain, agen adalah perpanjangan tangan dari produsen (principal/ pabrikan).

Pengertian agen dalam Pasal 50 huruf d harus diartikan dalam arti sempit. Agen dalam Pasal 50 huruf d diartikan sebagai agen sesungguhnya/ agen murni yang bertindak untuk dan atas nama principal, serta tidak menanggung risiko perjanjian yang dilakukan agen dengan pihak ketiga. Jadi, berdasarkan pengertian tersebut, maka yang menanggung resiko adalah principal.

Agen tidak dapat menetapkan harga, karena yang berwenang dalam menetapkan harga adalah principal. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui ciri-ciri agen yang didasarkan pada peraturan perundang-undangan dan doktrin hukum, yaitu: pertama, agen bertindak untuk dan atas nama pricipal/ produsen; kedua, tidak memiliki hak milik atas barang/ jasa; ketiga, tidak memiliki hak untuk menentukan harga; dan keempat, tidak menanggung risiko atas barang/ jasa yang diperdagangkan.

Pertanyaan yang muncul dalam diskusi adalah apakah agen dan distributor boleh menjadi satu? Perlu diketahui bahwa agen dan distributor memiliki batasan kewenangan yang berbeda. Oleh sebab itu, agen dan distributor haruslah menjadi bagian yang terpisah. Distributor independen dalam menentukan wilayah penjualan dan harga jualnya. UU No. 5/ 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat melarang adanya pemaksaan yang dilakukan agen kepada distributor untuk hanya menjual barang tertentu saja. Apabila distributor hanya menjual satu barang yang ditentukan oleh agen, maka pihak principal akan menanggung resiko hukumnya.

Penjelasan dalam diskusi tersebut telah menjawab pertanyaan yang dilontarkan YKK ZIPER kepada KPPU. KPPU membuka kesempatan bagi berbagai pihak untuk melakukan diskusi/ audiensi atas permasalahan persaingan usaha. Diskusi seperti ini diharapkan dapat membantu stakeholder KPPU dalam memahami permasalahan persaingan usaha.

Sumber:
http://www.kppu.go.id/baru/index.php?type=art&aid=1377&encodurl=01%2F18%2F11%2C05%3A01%3A52

 
Leave a comment

Posted by on January 18, 2011 in Civil, Uncategorized

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: